Language Testing and Evaluation – A Mini Project

CHAPTER I

INTRODUCTION

 

This chapter consists of background, coverage, and place of conducting the try-out.

 A. Background

A test is a measuring device for assessing the achievement of the objectives in a training system which is a set of questions for which there is an accepted set of correct answers. This is not as easy as what one thinks because it needs certain aspects of doing training system such as preparation, implementation or simulation, accuracy and correctness, and evaluation. Bachman and Palmer (1996) in Alderson (2000) stated that a test development seems to have three components namely design, operationalisation, and administration. A good tester should aware of these aspects in order to achieve the objectives of the test.

Some testers are still shuffling a test up. The test is likely done as an administrative obligation without resting on what a test is done for. They tend to assume that a test is just for determining students success or fail in achieving the standard of certain competencies. In fact that a test is not merely an obedient servant to the teaching like what Davies said (1968). It seems to be too administratively in the teaching and learning matter and it is not likely a good evaluation in the teaching and learning process. Jabu (2008) said that there are such information such as validity; the purpose of the test, difficulty; the characteristics of the examinees, reliability; the accuracy of measurement, applicability; the suitability of format and features of the test, replicability; the development sample relevance, the availability of equivalent of equated forms, interpretability; the nature of the scoring and reporting of scores, the cost of test procurement,economy; administration and testing, availability; the procurement of test, acceptability; the political consideration, and discriminability; the power of the test.

Again, a test is used to evaluate the achievement of learning and or teaching concerns with language learning in order to know and understand what teacher and students have got so far. This paper, therefore, provides the detail of how an evaluation is conducted after doing the test.

Silakan mengunduh file lengkapnya:

Language Testing – Try-Out SMP Pallangga, Gowa, Makassar

A Book Review – Skills for Successful Teaching

Book ReviewBOOK REVIEW

Title: Skills for Successful Teaching
Writers: Barbara Allman, Sara Freeman, Jeffrey Owen, Sally Palow, & Vicky Shiotsu
Publisher: McGrow-Hill Children’s Publishing, USA
Year of Publication: 2000
Thick: 129 pages

Reviewer: Drs. Mukhlis  Rahman, M.Pd, Fernandes Arung, S.Pd, M.Pd, Burhanuddin, S.S, M.Pd, Joseph Tumiwa, S.S, M.Pd, Adi F Mahmud, S.Pd, M.Pd, Gunawan, S.Pd, M.Pd

PENGANTAR

Belajar dan mengajar adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam rana pendidikan. Mengajar tanpa proses belajar adalah hal yang dapat membawa seseorang pada keadaan ‘Paham-salah’ sebagai pengalaman yang lebih ekstrim dari keadaan ‘Salah-paham’. Sebaliknya, belajar tanpa mengajarkan sesuatu yang telah dipelajari adalah hal yang akan membawa seseorang pada keadaan yang tidak seutuhnya, dengan kata lain bahwa kehidupan seseorang sebagai makhluk sosial belum dapat dikatakan sebagai manusia seutuhnya, hal ini menggambarkan suatu sikap dan paradigma berpikir.
Dalam dunia pengajaran, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh seorang pengajar. Secara umum, ada tiga istilah yang sering digunakan dalam domain pembelajaran yakni Pendekatan, Metode, dan Tehnik pembelajaran. Ketiga hal tersebut merupakan satu paket awal yang harus dipahami oleh seorang pengajar. Namun demikian, terdapat beberapa hal yang tidak kalah pentingnya untuk dimiliki oleh seorang pengajar seperti kemampuan kognitif, kemampuan afektif, kemampuan psikomotor, dan kemampuan interpersonal. Sekalipun seorang pengajar memiliki pendekatan, metode, dan tehnik pembelajaran yang sudah tepat namun jika ia tidak memiliki beberapa kemampuan yang disebutkan di atas maka sia-sialah semuanya.
Buku yang berjudul Skills for Successful Teaching ini, memaparkan beberapa hal penting yang dapat dipahami oleh seorang pengajar sebagai konsep tentang bagaimana seorang pengajar dapat menjadi pengajar yang sukses. Para penulis buku ini mengatakan bahwa sikap adalah segalanya. Mereka memaparkan bahwa ‘sikap yang positif merupakan alat yang yang sangat kuat untuk membantu mengembangkan sikap antusias, harga diri, dan menciptakan suatu atmosfir yang kondisif pada pembelajaran’. Olehnya itu, sikap yang positif merupakan hal yang sangat penting yang harus dimiliki oleh seorang pengajar dalam mengemban tanggung jawabnya dalam mendidik dan mengajar. Sikap yang positif dapat membuka pintu menuju peningkatan kognitif yang signifikan, sikap yang positif dapat membantu seseorang melakukan tindakan-tindakan posotif – psikomotor – yang diharapkan sebagai wujud respon dari tuntutan dan harapan seorang pengajar dari muridnya, dan sikap yang positif juga dapat membantu seseorang menumbuhkembangkan sikap dan perilaku sosial yang positif sebagai wujud nyata dari domain interpersonal.
Dengan membaca dan memahami isi buku ini maka diharapkan dapat memberikan wawasan dan memunculkan ide-ide baru yang berkualitas dalam meningkatkan kualitas pengajaran. Dalam kesempatan ini pula, para pengulas buku ini mempersembahkan resensi atau ulasan yang sekiranya dapat membantu para pembaca untuk melihat inti pembahasan dalam tiap pokok pembahasan.

 

Salam,

Reviewers

File yang lengkap, silakan klik A BOOK REVIEW